Senin, 24 Desember 2012

Kerang

Layaknya kerang yang terhempas ombak
berlari pun tak bisa
terombang-ambing ombak tepi pantai
merayap sehempas dan sehempas
bak bunga yang mencari cahaya untuk fotosintesis
     dia kepakkan kedua cangkangnya
     bagai kupu-kupu hendak hinggap mencari bunga
     sang waktu yang menyodorkan cuacah
     ombak yang besar atau
     ombak yang sedang
setiap parasit, plankton, dan ikan-ikan kecil
harus dia dapatkan dalam mulutnya
membentuk butir mutiaranya untuk berkembang dan menjadi besar
dalam mulutnya
      upayanya itu penuh perjuangan
      bertahan
      berjuang
      bertaruh
      demi mutiara dalam mulutnya
mutiara yang hanya akan kemudian hilang
untuk keserakahan manusia
      kalung, cincin, gelang, anting, dan perhiasan yang lain
      itu bentuk kerja keras kerang menghasilkan sebuah mutiara yang indah
      kerja yang sudah terdoktrin untuk menghasilkan dan
      dibuang
seperti itukah seharusnya..
dari sisi mu mungkin tak sepantasnya
tapi ini lah hidup kerang
dan tak ada yang mau menjadi kerang
      sekarang satu usai sudah masalah terpecahkan
      dan kini mereka tak harus hidup untuk berjuang dan dibuang
      tapi manusia punya satu sisi yang pintar, cerdas untuk menggunakan mereka
      dengan sebaik-baiknya
kini mereka tak perlu melawan arus ombak,
manusia membuat pemikiran yang saling menguntungkan
mutualisme yang licik kah menurutmu?
menurut ku bukan..
karena Tuhan telah menjadikan manusia
dengan akal yang melebihi apapun
makhluk sempurna dari semua makhlukNya
      ~`` Selalu ada jalan kemudahan setelah kesulitan``~
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar